Tri Apriatno
A. pengertian las listrik
PENGERTIAN LAS LISTRIK
Las busur listrik atau
umumnya disebut dengan las
listrik adalah termasuk suatu
proses penyambungan logam
dengan menggunakan tenaga
listrik sebagai sumber panas.
Jenis sambungan dengan las
Iistrik ini adalah merupakan
sambungan tetap. Ada
beberapa macam proses yang
dapat digolongkan kadalam
proses Ias Iistrik antara lain
yaitu :
1. Las Listrik dengan
Elektroda Karbon,
Misalnya:
。Las listrik dengan
elektroda karbon
tunggal.
。Las listrik dengan
elektroda karbon
ganda.
2. Las Listrik Dengan
Elektroda Logam, misalnnya:
。Las-listrik dengan
elektroda berselaput
。Las iistrik TIG
(Tungsten Inert Gas)
Las Iiarik submerged
Suka · Sunting · 3 Mei
Tri Apriatno
Pesawat las/trafo las
1. Pesawat Las Arus Bolak-
Balik (AC)
Macam-macam pesawat
las ini seperti Transformator
las, pembangkit listrik motor
diesel atau motor bensin.
Transformator las yang
kebanyakan digunakan di
industri-industri mempunyai
kapasitas 200 sampai 500
amper. Pesawat las ini sangat
banyak dipakai karena biaya
operasinya yang rendah
disamping harganya yang
relatif murah. Voltase keluar
dari pesawat transformator ini
antara 38 sampai 70 volt.
2. Pesawat Las Arus Searah
(DC)
Pesawat las arus searah
ini dapat berupa pesawat
transformator rectifier,
pembangkit listrik motor diesel
atau motor bensin, maupun
pesawat pembangkit listrik yang
digerakkan oleh motor listrik.
Salah satu jenis dari
pesawat las arus searah yaitu
pesawat pembangkit listrik yang
digerakkan oleh motor tistrik
(motor generator)
3. Pesawat Las AC-DC.
Pesawat las ini
merupakan gabungan dari
pesawat las arus bolak-balik dan
arus searah. Dengan, pesawat ini
akan lebih banyak kemungkinan
pemakaiannya karena arus yang
keluar dapat arus searah
maupun arus bolak-balik.
Pesawat las jenis ini misalnya
transformator-rectifier maupun
pembangkit listrik motor diesel.
Suka · Sunting · 3 Mei
Tri Apriatno
B. ALAT-ALAT BANTU LAS
1. Kabel Las
Kabel elektroda adalah
kabel yang menghubungkan
pesawat las dengan elektroda.
Kabel massa menghubungkan
pesawat las dengan benda kerja.
Kabel tenaga adalah kabel yang
menghubungkan sumber tenaga
atau jaringan listrik dengan
pesawat las. Kabel ini biasanya
terdapat pada pesawat las AC
atau AC - DC.
2. Pemegang Elektroda
Ujung yang tidak
berselaput dari elektroda dijepit
dengan pemegang elektroda.
Pemegang elektroda terdiri dari
mulut penjepit dan pegangan
yang dibungkus oleh bahan
penyekat.
3. Palu
Las
Palu las digunakan
untuk melepaskan dan
mengeluarkan kerak las pada
jalur
las dengan jalan memukulkan
atau menggoreskan pada daerah
las.
4. Sikat Kawat
Dipergunakan untuk :
membersihkan benda
kerja yang akan dilas
membersihkan terak Ias
yang sudah lepas dari
jalur las oleh pukulan palu
las.
5. Klem Massa
Klem massa edalah suatu
alat untuk menghubungkan
kabel massa ke benda kerja.
Biasanya klem massa dibuat
dari bahan dengan penghantar
listrik yang baik seperti
Tembaga.
6. Tang (penjepit)
Penjepit (tang) digunakan untuk
memegang atau memindahkan
benda kerja yang masih panas.
Suka · Sunting · 3 Mei
Tri Apriatno
PERLENGKAPAN
KESELAMATAN KERJA
1. Helm Las
Helm Ias maupun tabir las
digunakan untuk melindungi
kulit muka dan mata dari sinar
las (sinar ultra violet dan ultra
merah) yang dapat merusak
kulit maupun mata, Sinar Ias
yang sangat terang/kuat itu
tidak boleh dilihat dangan mata
langsung sampai jarak 16
meter. Helm las ini dilengkapi
dengan kaca khusus yang dapat
mengurangi sinar ultra violet
dan ultra merah tersebut.
2. Sarung Tangan
Sarung tangan dibuat
dari kulit atau asbes lunak
untuk memudahkan memegang
pemegang elektroda. Pada
waktu mengelas harus selalu
memakai sepasang sarung
tangan.
3. Baju Las/Apron
Baju las/Apron dibuat
dari kulit atau dari asbes. Baju
las yang lengkap dapat
melindungi badan dan sebagian
kaki.
4. Sepatu Las
Sepatu las berguna untuk
melindungi kaki dari semburan
bunga api.
4. masker las
Berfungsi agar terhindar dari
asap dan debu las yang beracun.
Suka · Sunting · 4 Mei
Tri Apriatno
MESIN BOR Mesin bor adalah
suatu jenis mesin gerakanya
memutarkan alat pemotong yang
arah pemakanan mata bor hanya
pada sumbu mesin tersebut
(pengerjaan pelubangan).
Sedangkan Pengeboran adalah
operasi menghasilkan lubang
berbentuk bulat dalam
lembaran-kerja dengan
menggunakan pemotong berputar
yang disebut BOR. Mesin bor
Radial Mesin bor radial khusus
dirancang untuk pengeboran
benda-benda kerja yang besar
dan berat. Mesin ini langsung
dipasang pada lantai, sedangkan
meja mesin telah terpasang
secara permanen pada landasan
atau alas mesin.. Pada mesin ini
benda kerja tidak bergerak.
Untuk mencapai proses
pengeboran terhadap benda
kerja, poros utama yang digeser
kekanan dan kekiri serta dapat
digerakkan naik turun melalui
perputaran batang berulir.
Suka · Sunting · 6 Mei
Tri Apriatno
BAGIAN – BAGIAN
UTAMA MESIN BOR
1.Base (Dudukan )
Base ini merupakan
penopang dari semua
komponen mesin bor.
2.Column (Tiang)
Bagian dari mesin bor
yang digunakan untuk
menyangga bagian-
bagian yang digunakan
untuk proses
pengeboran.
3.Table (Meja)
Bagian yang digunakan
untuk meletakkan
benda kerja yang akan
di bor.
4.Drill (Mata Bor)
Adalah suatu alat
pembuat lubang atau
alur yang efisien.
Mata bor yang paling
sering digunakan
adalah bor spiral,
karena daya hantarnya
yang baik, penyaluran
serpih (geram) yang
baik.
5.Spindle
Bagian yang
menggerakkan chuck
atau pencekam, yang
memegang /
mencekam mata bor.
6.Spindle head
Merupakan rumah dari
konstruksi spindle
yang digerakkan oleh
motor dengan
sambungan berupa
belt dan diatur oleh
drill feed handle untuk
proses pemakananya.
7.Drill Feed Handle
Handel untuk
menurunkan atau
menekankan spindle
dan mata bor ke benda
kerja ( memakankan).
8.Kelistrikan
Penggerak utama dari
mesin bor adalah motor
listrik, untuk
kelengkapanya mulai
dari kabel power dan
kabel penghubung ,lampu
indicator, saklar on /
off dan saklar
pengatur kecepatan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar