Kamis, 20 Juni 2013

Laporan prakerin/PSG


III

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO
1.      Orang pandai itu orang yang tak banyak membiarkan kebodohan orang lain.
2.       Kesuksesan datang dari keputusan yang tepat. Keputusan yang tepat datang dari pengalaman.
3.      Tak ada manusia yang sempurna, tiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan.
4.       Pendidikan adalah perhiasan diwaktu senang dan tempat berlindung diwaktu susah.
5.       Memberi lebih baik dari pada menerima, karena memberi berarti pengorbanan sedangkan menerima adalah tanggung jawab.
6.       Hari esok harus lebih baik dari hari ini.
PERSEMBAHAN
Laporan Praktek Industri (PRAKERIN) ini kami persembahkan kepada :
1.      Ayah dan ibu tercinta yang telah memberi dukungan moril dan materiil.
2.       Bapak Kepala SMK YPT KOTA TEGAL yang telah memberikan ijin untuk melaksankan Praktek Industri.
3.       Guru pem bimbing yang telah membimbing kami hingga laporan ini selesai.
Pihak industri yang telah mem berikan kesempatan untuk melakukan praktek kerja industri (prakerin).
4.       Orang yang menyayangi dan kusayangi.
5.       Pembaca yang budiman.

IV

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan Praktik Industri di PT.BUKAKA TEKNIK UTAMA. Dengan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini, semoga bisa dijadikan sebagai studi perbandingan antara teori yang dapat didapat siswa melalui pendidikan formal dengan praktiknya di lapangan/industri. Selama Praktek Kerja Industri (Prakerin) dalam penyusunan laparan ini, penulis mendapat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak maupun instansi terkait, maka dari itu kami ucapkan banyak terima kasih kepada yang terhormat :
1.      Bapak Kepala SMK YPT KOTA TEGAL.
2.       Bapak Pimpinan PT.BUKAKA TEKNIK UTAMA.
3.       Bapak Kaprodi TPMI SMK YPT KOTA TEGAL.
4.       Bapak Pembimbing Praktik Kerja Industri.
5.      Seluruh Staff Karyawan PT.BUKAKA TRKNIK UTAMA.
Penulis yakin bahwa tak ada gading yang tak retak, begitu juga laporan ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu diharapkan saran dan kritik yang mendukung dari pembaca dari kesempatan Karya Tulis ini. Semoga Karya Tulis ini dapat memberi manfaat dan menambah wawasan kita semua.


Tegal, 2013 Penulis




VII

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL …………………………………………........................................................ .... I HALAMAN PENGESAHAN DARI SEKOLAH ………………………………………….......................................... ii HALAMAN PENGESAHAN DARI INDUSTRI .................................................................................... iii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ..................................................................................... iv KATA PENGANTAR.......................................... ................................................................................v DAFTAR GAMBAR …………………………..……………..…………………………………………………………………………vi DAFTAR ISI ............................................................ ..................................................................... viii BAB I PENDAHULUAN ...................................... ............................................................................. 1 A. Latar Belakang ............................. ............................................... …………………………………….. 1  B. Tujuan .................................. ............................................... .......... ………………………………………1 C. Metode Pengumpulan Data ..................................... ..................... ……………………………………….2 D. Ruang Lingkup Praktik Kerja Industri (Prakerin) ............................ ……………………………………..2 BAB II SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN……....................................... ………………………………………3 A. Sejarah singkat PT.BUKAKA TEKNIK UTAMA ................................. ………………………………….3  BAB III MATERI PRAKERIN ................................................ .............................................................4 PENGERTIAN LAS……………………………………………………………………………………………………………………….4 ALAT-ALAT BANTU LAS………………………………………………………………………………………………………………5 PERLENGKAPAN KESELAMATAN KERJA………………………………………………………………………………………6 MESIN BOR………………………………………………………………………………………………………………………………..7 BAGIAN-BAGIAN MESIN BOR……………………………………………………………………………………………………..7 PEMBUATAN BAUT STOPER MOTOR………………………………………………………………………………………….8 BAB III LAPORAN KEGIATAN SISWA………………………………………………………………………………………….9 LAPORAN BERKALA SISWA KELOMPOK 1………………………………………………………………………………….9 LAPORAN BERKALA SISWA KELOMPOK 2………………………………………………………………………………….10 SIMPUL DAN SARAN…………………………………………………………………………………………………………………11 SIMPULAN……………………………………………………………………………………………………………………………….11SARAN-SARAN………………………………………………………………………………………………………………………….11 KATA PENUTUP……..…………………………………………………………………………………………………………………11 KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………………………………………………12
 
1
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sejalan dengan perkembangan IPTEK yang semakin maju maka kebutuhan manusia bertambah pula. Oleh karena itu maka kita harus cepat dapat meningkatkan kemampuan kita didalam segala bidang khususnya dibidang industri untuk mencapai kesuksesan dalam kehidupan kita. Oleh karena itu semua siswa SMK khususnya diwajibkan untuk melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) sesuai dengan program keahlian masing-masing dan siswa dituntut untuk aktif dalam kegiatan di industri demi pengalaman dan pengetahuan. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut pihak sekolah bekerja sama dengan dunia industri yang mendukung pengetahuan dan menumbuhkembangkan kemahiran dan skill siswa dengan jalan agar siswa dapat melaksanakan praktek di industri tersebut.

B. TUJUAN
Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) di setiap SMK dalam dunia Industri sebagai berikut:
  1. Memberi pengalaman dan pengetahuan seluk beluk dunia usaha.
  2. Meningkatkan, memperluas dan meningkatkan kompetensi sebagai bekal di dunia industri.
  3. Menumbuh kembangkan sifat mandiri dan profesionalisme pada diri siswa dalam dunia usaha.
  4. Memupuk dan menjalin kerjasama antara sekolah dengan dunia industri.
  5. Meningkatkan pengalaman dan pengenalan siswa pada aspek-aspek yang potensial dalam lapangan pekerjaan.
  6. Memupuk sikap mental dalam dunia industri.


2
C. METODE PENGUMPULAN DATA
1.      Metode yang dapat dilakukan antara lain dengan cara :
 Metode Wawancara Yaitu pengambilan data yang dilakukan secara langsung dengan cara tanya jawab kepada pihak yang bersangkutan/narasumber.
2.      Metode Observasi Yaitu pengambilan data yang dilakukan dengan cara mencatat/menggambar benda kerja yang akan atau sudah dmodifikasi serta melibatkan diri kita dalam permasalahan.
3. Metode Praktik Yaitu dengan melaksanakan kerja lapangan atau terjun langsung dalam kegiatan guna memperoleh data yang berhubungan dengan Praktik Industri yang dilaksanakan.


D. RUANG LINGKUP PRAKTIK INDUSTRI
Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini bertujuan untuk menilai dan melihat secara langsung apakah siswa tersebut mampu memperhatikan keterampilan yang didapat di dalam dunia industri yang sebenarnya. Sehingga setelah lulus sekolah siswa tersebut betul-betul menguasai keterampilan yang dimiliki sebagai bekal untuk memasuki dunia usaha. Praktek Kerja Industri ini standar kompetensi di SMK YPT KOTA TEGAL dan menjadi salah satu syarat untuk mengikuti UAS dan UAN Tahun Diklat 2013/2014.








3
BAB II GAMBARAN SINGKAT PERUSAHAAN
A.Sejarah singkat perusahaan
PT.Bukaka Teknik Utama, merupakan salah satu perusahaan yang mempelopori usaha dibidang rancang bangun rekayasa dan industri manufaktur barang dan jasa infrastuktur. Perusahaan ini berdiri berdasarkan akta pendirian No.149 pada tanggal 25 oktober 1978 yang dibuat dihadapan H. Bebas daeng lalo, SH. Notaris dijakarta, dan terakhir diubah dengan akta No. 35 tanggal 8 november 1994 yang dibuat dihadapan sutjipto,SH. Notaris dijakarta.
Perusahaan berkedudukan dan berkantor pusat di jakarta, dan pabriknya didesa Limus nunggal kecamatan Cileungsi, kabupaten Bogor. Dengan total luas bangunan termasuk bangunan penunjang lebih dari 57.000 dan menempati areal seluas lebih dari 250.000 m².
Perusahaan bersetatuskan Penanaman Modal Dalam  Negeri (PMDN). Produksi komersialnya dimulai pada tahun 1979 dengan produknya yang pertama adalah mobil pemadam kebakaran. Dalam perkembangan selanjutnya perusahaan memproduksi mesin pencampur aspal atas pesan Pemerintah RI, serta beraneka mesin pembuat jalan, trailer tebu, trailer khusus dan kendaraan khusus lainya.
Pada akhir tahun 1985 perusahaan mulai memasuki bidang rancang bangun dan industri barang dan jasa infastruktur, dengan membangun jaringan transmisi listrik tergaantung tinggi. dan kemudian masuk keindustri penunjang perminyakan dengan produk andalannya “Garbarat”,pembuatan Power plant dan yang terakhir masuk ke bidang telekomunikasi.
Saat ini perusahaan mempunyai  bidang usaha utamanya yaitu bidang:
STEEL TOWER
STEEL BRIDGE
PENUMPANG BOARDING BRIDGE
PERALATAN KONSTRUKSI JALAN
MINYAK DAN GAS PERALATAN
GENERATION DAYA
KENDARAAN TUJUAN KHUSUS
GALVANIS

JAM KERJA
HARI
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
MINGGU
MASUK
07.00
07.00
07.00
07.00
07.00
LEMBURAN
LEMBURAN
ISTIRAHAT
11.55
11.55
11.55
11.55
11.00
LEMBURAN
LEMBURAN
PULANG
15.55
15.55
15.55
15.55
15.55
LEMBURAN
LEMBURAN


4
BAB II MATERI PRAKERIN


A.      PENGERTIAN LAS LISTRIK
Las busur listrik atau umumnya disebut dengan las listrik adalah termasuk suatu proses penyambungan logam dengan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panas. Jenis sambungan dengan las Iistrik ini adalah merupakan sambungan tetap. Ada beberapa macam proses yang dapat digolongkan kadalam proses Ias Iistrik antara lain yaitu :
1.      Las Listrik dengan
Elektroda Karbon, Misalnya:
Las listrik dengan elektroda karbon tunggal.
Las listrik dengan elektroda karbon ganda.
2.      Las Listrik Dengan
Elektroda Logam, misalnnya:
Las-listrik dengan elektroda berselaput
Las iistrik TIG
(Tungsten Inert Gas) Las Iiarik submerged









5
B. ALAT-ALAT BANTU LAS
1.      Kabel Las
Kabel elektroda adalah kabel yang menghubungkan pesawat las dengan elektroda. Kabel massa menghubungkan pesawat las dengan benda kerja. Kabel tenaga adalah kabel yang menghubungkan sumber tenaga atau jaringan listrik dengan pesawat las. Kabel ini biasanya terdapat pada pesawat las AC atau AC - DC.
2.      Pemegang Elektroda
Ujung yang tidak berselaput dari elektroda dijepit dengan pemegang elektroda. Pemegang elektroda terdiri dari  mulut penjepit dan pegangan yang dibungkus oleh bahan penyekat.
3.      Palu Las
Palu las digunakan untuk melepaskan dan mengeluarkan kerak las pada jalur las dengan jalan memukulkan atau menggoreskan pada daerah las.
4.      Sikat Kawat
Dipergunakan untuk  membersihkan benda kerja yang akan dilas membersihkan terak Ias yang sudah lepas dari jalur las oleh pukulan palu las.
5.      Klem Massa
Klem massa edalah suatu alat untuk menghubungkan kabel massa ke benda kerja. Biasanya klem massa dibuat dari bahan dengan penghantar listrik yang baik seperti Tembaga.
6.      Tang digunakan untuk memegang benda kerja yang masih panas.
6
C. PERLENGKAPAN KESELAMATAN KERJA
  1. Helm Las
Helm Ias maupun tabir las digunakan untuk melindungi kulit muka dan mata dari sinar las (sinar ultra violet dan ultra merah) yang dapat merusak kulit maupun mata, Sinar Ias yang sangat terang/kuat itu tidak boleh dilihat dangan mata langsung sampai jarak 16 meter. Helm las ini dilengkapi dengan kaca khusus yang dapat mengurangi sinar ultra violet dan ultra merah tersebut.
  1. Sarung Tangan
Sarung tangan dibuat dari kulit atau asbes lunak untuk memudahkan memegang pemegang elektroda. Pada waktu mengelas harus selalu memakai sepasang sarung tangan.
  1. Baju Las/Apron
Baju las/Apron dibuat dari kulit atau dari asbes. Baju las yang lengkap dapat melindungi badan dan sebagian kaki.
  1. Sepatu Las
Sepatu las berguna untuk melindungi kaki dari semburan bunga api.
  1. masker las
Berfungsi agar terhindar dari asap dan debu las yang beracun

7
MESIN BOR
 Mesin bor adalah suatu jenis mesin gerakanya memutarkan alat pemotong yang arah pemakanan mata bor hanya pada sumbu mesin tersebut (pengerjaan pelubangan). Sedangkan Pengeboran adalah operasi menghasilkan lubang berbentuk bulat dalam lembaran-kerja dengan menggunakan pemotong berputar yang disebut BOR. Mesin bor Radial Mesin bor radial khusus dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan berat. Mesin ini langsung dipasang pada lantai, sedangkan meja mesin telah terpasang secara permanen pada landasan  atau alas mesin.. Pada mesin ini benda kerja tidak bergerak. Untuk mencapai proses pengeboran terhadap benda kerja, poros utama yang digeser kekanan dan kekiri serta dapat digerakkan naik turun melalui perputaran batang berulir.

BAGIAN – BAGIAN UTAMA MESIN BOR

  1. Base (Dudukan )
    Base ini merupakan penopang dari semua komponen mesin bor.
  2. Column (Tiang)
Bagian dari mesin bor yang digunakan untuk menyangga bagian- bagian yang digunakan untuk proses pengeboran.
  1. Table (Meja)
    Bagian yang digunakan untuk meletakkan benda kerja yang akan di bor.
  2. Drill (Mata Bor)
Adalah suatu alat pembuat lubang atau alur yang efisien. Mata bor yang paling sering digunakan adalah bor spiral, karena daya hantarnya yang baik, penyaluran serpih
(geram) yang baik.
  1. Spindle
Bagian yang menggerakkan chuck atau pencekam, yang memegang / mencekam  mata bor.
  1. Spindle head
Merupakan rumah dari konstruksi spindle yang digerakkan oleh motor dengan sambungan berupa belt dan diatur oleh drill feed handle untuk proses pemakananya.
  1. Drill Feed Handle
Handel untu k menurunkan atau  menekankan spindl dan mata bor ke benda kerja ( memakankan).
  1. Kelistrikan
Penggerak utama dari   mesin bor adalah motor  listrik, untuk kelengkapanya mulai dari kabel power dan kabel penghubung ,lampu indicator, saklar on / off dan saklar pengatur kecepatan.
 
11
BAB VI SIMPUL DAN SARAN

                        Kami mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan yang maha esa yang telah melimpahkan rahmatnya kepada kami, dan tidak lupa kami ucapkan terimakasih kepada pimpinan dan pembimbimbing serta karyawan PT. BUKAKA TEKNIK UTAMA, yg telah membantu dalam pembuatan laporan ini, hingga laporan prakerin dapat diselesaikan.
                        Dalam menyusun laporan prakerin ini kami sudah berusaha semaksimal mungkin  segala kemampuan, namun kami menyadari akan kekurangan-kekurangan yang ada padalaporan ini. Hal ini samata-mata karna keterbatasan pengetahuan dan pengalaman kami dalam menyusun laporan prakerin.
           
A.     SIMPULAN
Dengan rasa alhamdulilah atas terlaksananya prakerin di PT. BUKAKA TEKNIK UTAMA,  berkat bantuan dari bapak pembimbing, bapak pimpinan berseta staf karyawan yang sudi memberi saran dan petunjuk pada kami, khususnya d bidang mekanik industri sehingga kami dapat menyusun laporan ini.
Menurut pengalaman kami mengenai mengelas yang kami terima  selama kami menunaikan prakerin. Semoga kesimpulan ini kami dasrkan atas pengetahuan dapat menambah pengetahuan kepada semua  pembaca yang budiman.
B.      SARAN-SARAN
Pada kesimpulan ini kami akan mengajukan Beberapa saran yang kami tunjukan kepada sekolah maupun adik kelas kami, diantaranya sebagai berikut:
1.      Hendaknya pengetahuan keteknikan yang diberikan di sekolah dapat digunakan dalam industri.
2.      Hendaknya guru jangan bermalas- malasan dalam memberikan pelajaran sehari-hari
3.      Hendaknya siswa diberikan pengarahan sebelum melaksanakan prakerin maupun dalam pembuatan laporan
4.      Bagi siswa kelas dua(ii) yang akan naik kelas(iii) hendaknya dipersiapkan bahan prakeri mulai dari  sekarang.

C.      KATA PENUTUP
Disertai dengan rasa syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-nya, penulis dapat menyelesaikan penyusun berdasarkan pengalaman dan pengamatan Di PT. BUKAKA TEKNIK UTAMA.
Penyusun merasa bahwa dalam menyusun laporan prakerin, masih banyak kekurangan-kekurangannya, oleh sebab itu penyusus mengharap laporan ini dapat bermanfaat  bamanfaat bagi para pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya.